aerin

aerin
just

Rabu, 21 Desember 2011

Aku Sayang Kamu part II

“Itu rumah keluarga Hendrawan”jelas Doni,teman baruku di tempat ini
“Apa?”aku terkejut mendengarnya,kalau ini rumah keluarga Hendrawan,berarti ini rumah Syara??,kami sekomplek?,tak melewatkan kesempatan aku pun bertanya-tanya seputar keluarga itu,dan doni mau menjelaskannya padaku,
“Dulu mereka itu kayak keluarku gitu,sederhana tapi,semenjak perusahaannya berkembang pesat mereka jadi kayak gitu,kaya,wuiih tanahnya dimana-mana,tu tu,yang disana,itu udah di beli sama keluarga Hendrawan,buat apa kita belum tahu,tapi jujur aku kasihan sama anaknya”
“Kenapa?”,”Ya kasihan aja,coba aja ya,Cuma bisa liat orang tuanya 5 tahun sekali,apalagi sekarang orangtuanya entah kemana,mereka udah gak bareng-bareng lagi,pak hendrawan udah punya istri baru,istrinya yang lama gak tahu kemana,terakhir yang aku tauu sih,dia jadi duta di belanda,pulang Cuma musim dingin aja,”
“Emang anaknya ada berapa?
“Ada dua,cewek semua,wuiih mereka itu cantik-cantik lo,apalagi kakaknya,heembh beeh bisa langsung jatuh cinta kamu,Cuma liat sekali aja,tapi,sayangnya dia lagi di australia,pengobatan,dia kena kanker otak”
“Ooo...”,pantes aja kemarin dia ijin keluar kota,ternyata mau ke australia
“Rumah ini sepi,cuma di tempati anak keduanya sama pembantu-pembantunnya,aku paling kasian sama anaknya yang terakhir,dia kayak gak di anggep di keluarga ini,cuma gara-gara dia anak gelap,sebenernya pak hendrawan punya perempuan yang dia sayang,dan dia cintai tapi orang tuannya gak setuju dan kehidupan perempuan yang di sukai pak hendrawan itu di kacauin,karena pak hendrawan gak tega dia terpaksa dengan berat hati nerima pernikahan itu,tapi setahuku,yaaa,biasalah aku kan sumber informasi,hehe,sebelum dia nerima perrnikahan itu,mereka ketemuan di rumahnya perempuan yang pak hendrawan suka,kebetulan perempuan itu warga sini jadi sebagian warga tahu,yaa,paling cuma keluargaku sama RT disini,”sambung doni
“terus apa yang mereka lakuin,di rumah perempuan itu”ujarku dengan serius mendengarkan cerita doni
“kata ibukku sih,mereka ngelakuin hubungan gituan,dengan penuh terpaksa dan sedih,gitu,katanya sih gitu hehe,sebenernya pak hendrawan gak mau tapi perempuan itu maksa,dia gak mau keperawanannya di ambil sama orang yang gak dia sayang”
“serasa romeo juliet banget,terus?”
“haaah kamu ini,terus terus mulu,ya gitu akhirnya mereka ngelakuin hubungan itu terus 9 bulan kemudian lahir deh anak perempuan yang cantiiiiiikkk banget,kejadian itu sampek ke telinganya pak hendrawan,lalu pak hendrawan dateng dan minta anak itu,dia bilang,biarkan aku memiliki buah hati darimu sebagai ganti aku yang tidak bisa memlikimu,terus perempuan itu ngrelain bayinya di bawa sama pak hendrawan,dan istrinya itu iri,dia sirik sama anak itu,gara-gara suaminya lebih sayang sama anak itu dari pada anaknya,ternyata beberapa bulan sebelum kejadian di rumah gubuk itu,perempuan yang di jodohin sama pak hendrawan udah hamil duluan,dia bilangnya itu anak pak hendrawan,ia sih,pak hendrawan pernah bermalam di rumah istrinya itu,gara-gara hujan,dan waktu itu,pada habis mabuk-mabukan,yaa biasalah pestaa orang kaya,gak tau deh aslinya itu anaknya pak hendrawan apa jadi-jadian”
“kasian anaknya yang kedua,”,”untung aja anaknya dari istrinya itu baek,gak peduli seberapa benci ibunya sama adiknya,dia tetep sayang,cuma adiknya aja yang gak mau deket-deket sama kakaknya,di takut kalau-kalau di pukul atau di apain lagi sama ibunya gara-gara kakaknya terluka atausakit gara-gara ikut-ikutan dia”
Hari H battle dance,
Hari ini aku benar-benar tidak bisa mengendalikan perasaanku,gelisah,takut,bahagia,semuanya jadi satu,tapi semua itu sedikit reda setelah ku lihat dia di balik ruang ganti,ku lihat dia sedang bersiap-siap,ingin rasanya mengahmpirinya tapi aku tidak bisa.
“Kamu kesini”ujar seseorang di belakangku,saat ku berbalik
“Aemm,iyaa,anak-anak yang ngajak aku,sukses ya”sahutku memberi semangat,dia pun membalas dengan senyum,baru sekali ini dia tersenyum padaku.
Semua berjalan dengan lancar,tinggal menunggu pengumumannya,aku yang duduk di kursi penonton saja merasakan groginya,yaah,aku dulu pernah ikut battle ini,tapi itu dulu,sampai aku harus oprasi kaki,karena kecelakaan,tapi sekarang mulai membaik,ingin rasanya kembali kesana,tapi apa mungkin?juri-juri itu juga sudah kenal denganku,malu rasanya kalau bertemu dengan mereka,itu yang menjadi pertimbangan keduaku kenapa tidak mau datang ketempat ini,tapi kalau bukan karena teman-temanku yang sedari pagi menungguku di luar rumah,hanya demi mengajakku kesini,aku tidak akan datang.
“Oke guys,hallo,apa kabar semua,masih semangat,wooowww semangatnyaa manaaaa??,okee,sepertinya kita kedatangan tamu istimewa nih,ck pemegang piala 5 kali berturut-turut dan harus vakum karena oprasi kaki,Yuan apa kabar?”
“Oke bosss!”seru sambil mengangkat kedua ibu jariku,tidak kusangka mereka masih ingat denganku.
“Oke semuaa,kita umumkan pemenangnya,dari bawah ke atas yaa guys,okeeee!!pemegang sekor 198,dengan urutan 3,dari SMAN 5,tepuk tanganyaaaa!!,okeee beralih kejuara 2 kita,denga sekor 297,oke,siapa ya?penasaran?deg-deggan?,oke langsung aja ya,dari SMAN 10,dan yang terakhir,waah sekornya tinggi  nih,siapa ya?,hemmmm,gimana kalok pemenang pertama kita kasiih kesempatan battle sama pemenang kita yang udah 5 kali berturut-turut?gimana?setujuuu??okee,semua setujuu,baiklah,pemenang pertama kita atas nama,atasss namaaaa Syara Putri Hendrawaannn,silahkan pemenang pertama majuu dan naik ke atas panggung”
“Mana niii,pemenang kita yang udah 5 kali berturut-turut?majuu dong,sebagai penutup,battle dance”
Sedikit menundukkan kepala terpaksa aku maju,yah!sebagai penyemarak acara saja,
“Wow,kamu juga ikut ini,dulu?”ujar syara lirih sambil menatapku
“Iyaa..kamu gak percaya?biar aku buktiin”timpalku memulai battle itu,
Bulan demi bulan kami lewati dengan penuh warna,teman-teman sekelasku memang penuh kejutan,akhir-akhir ini kami baru saja pulang dari raja ampat
Kami berangkat dengan kapal pribadi milik  hendra,ya!ayahnya pengusaha batu bara dan minyak bumi,tidak heran dia punya kapal pribadi,kami ber 30 menikmati perjalanan itu,melepas lelah setelah mendapat masalah dengan sekolah,masalah karena uang praktek yang mereka kira kami korupsi,dan paling tidak mengenakkan,yang di salahkan itu wali kelas kami,yang kami anggap ibu sendiri karena saking baiknya dan perhatiannya dengan kami,sakit sedikit dia pasti menjenguk,tak perduli parah atau tidak penyakitnya,dan jika ada yang alfa pasti dia mencari tahu kenapa anak itu tidak masuk dan lain-lain,keluarga kami juga dekat dengan keluarga wali kelas kami itu,Ibu Indri namanya,kami sering memanggilnya mami,sebagai wujud sayang kami padanya.
Sampai di pelabuhan,kami di manjakan pasir putih yang lembut sungguh mengagumkan,kami pun di ajak ke penginapan,semacam motel di dekat pantaii itu.
Anak-anak perempuan yang sudah tidak sabar untuk berenang langsung menuju ke pantai lengkap dengan perlengkapan mereka,dan anak laki-laki sebagian bersantai di motel,dan sebagian mengitari pantai dengan ATV,termasuk aku,
“Mau naik ATV”tanya syara,yang tiba-tiba sudah ada di dekatku,sejak battle itu,aku jadi lebih dekat dengannya,ternyata kami memiliki banyak kesamaan.
“Iya..mau balapan?”tawarku,ia pun mengangguk,dan hari itu,menjadi kali keduaku beradu kecepatan dengannya,setelah pacuan kuda di rumah hendra beberapa waktu lalu,yang dia menangkan,aku tidak mau kali ini aku kalah lagi.
“Bagaimana pengelolaan motel disini pak?”ujar seorang wanita setengah baya,di lihat-lihat wajahnya lebih muda dari umurnya,topi pantai,blazer putih dan longdress selutut membuatnya lebih tampak muda.
“Yeeeee...aku menang..”seru syara...
“Iyadeh kamu lagi yang menang”timpalku lemas,ini yang kedua,sampai kapan aku kalah?!
“Siapa gadis itu”tanya wanita paruh baya berwajah muda itu pada pemilik motel sambil menunjuk ke arah Syara
“Ooo itu dia termasuk dari tamu kami,dia dari jawa”jawab pemilik motel
“Dia cantik..”sambung wanita itu
Terlalu lama kami di sini,dan akhirnya,hari minggu pun kami putuskan pulang,
“baiklah anak-anak,terimakasih atas kunjungan kalian kesini”sambut wanita paruh baya yang ternyata pemilik motel di pulau ini,Anya namanya.
“Iya,kami juga berterimakasih atas sambutan hangatnya”ujar hendra,kami pun pergi menuju kapal
“tunggu nak,siapa namamu?”cegah wanita 

to be continue loo..^^

1 komentar: